PENGARUH
SITUASI
Kondisi
sesaat yang muncul pada tempat dan waktu tertentu adalah faktor situasional .
Yang mana kemunculannya terpisah dari diri produk maupun konsumen.
Mendifinisikan situasi sebagai semua faktor yang utama terhadap tempat dan
situasi yang tidak menurut pengetahuan seseorang (intra individu ) dan
stimulasi (alternatif pilihan) dan memiliki bukti dan pengaruh sistimatis pada
prilaku saat itu.
Pengaruh
situasional adalah kekuatan sesaat yg tidak berasal dari dalam diri seseorang
atau berasal dari produk atau merek yang dipasarkan. Pengaruh situasional
adalah kondisi sesaat yang muncul tiba-tiba yang mana kemunculannya tidak dari
dal diri oang tersebut maupun dari merk suatu barang, yang mana dalam hal
tersebut terdapat stimulus yang sangat kuat untuk mempengarui orang melakukan
kegiatan konsumsi. Pengaruh situasi sangatlah berbengaruh terhadap perilaku
konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli suatu barang atau produk.
Tipe-tipe situasi konsumen
- Lingkungan fisik
- Lingkungan Sosial
- Waktu
- Tujuan
- Suasana Hati
Interaksi individu dengan situasi
Sacara implisit mengasumsikan bahwa semua konsumen
berespons dengan cara yang sama terhadap situasi tertentu. Namun, kenyataannya
tidak harus demikian. Walaupun sebagaian konsumen mungkin sangat dipengaruhi
oleh variasi situasi, yang lain mungkin sering terbukti agar tidak peka.
Ide bahwa konsumen tidak homogeny dalam respons
mereka trehadap faktor situasi memiliki implikasi penting untuk pemangsaan
pasar. Karena kosumen yang berbeda mungkin mencari manfaat produk yang berbeda,
yang dapat berubah melintasi situasi pemakaian yang berbeda, diskon berargumen
bahwa pemasar mungkin kerap perlu menggunakan pemangsaan orang-situasi.
Ini adalah manfaat yang seharusnya disampaikan oleh produk dalam membujuk
pangsa pasar orang-situasi yang spesifik. Selain itu, beberapa pangsa
orang-situasi mencari manfaat yang unik (misalnya, lation musim dingin dengan
wangi-wangian untuk pemain ski wanita). Pabrik suntan yang tertarik untuk
menargetkan wanita dewasa berkulit hitam yang menggunakan produk tersebut
sewaktu bermain ski, misalnya, harus menyertakan bahan yang akan memberikan
perlindungan khusus sinar matahari dan cuaca, formula antibeku, dan
wangi-wangian parfum musim dingin yang menarik bagi wanita.
Pengaruh situasi tak terduga
Pemasar kadang bertanya kepada konsumen target
mengenai maksud pembelian mereka untuk ,meramalkan permintaan produk pada masa
dating. Walaupun maksud pembelian dapat, dalam kondisi yang tepat, besifat
prediktif mengenai perilaku masa datang, satu ancaman besar terhadap daya
prediktif mereka adalah gangguan yang disebabkan oleh pengaruh situasi yang tak
terduga. Sebagai contoh, seorang konsumen mungkin sepenuhnya mengantisipasikan
pembelian merek kripik kentang tertentu selama kunjungan yang berikutnya ke
toko makanan. Namun, maksud pembelian ini mungkin tidak terpenuhi bila produk
tersebut habis atau bila ada ada merek lain dengan kualitas sama dijual di
sana. Sebaliknya, seorang konsumen mungkin tidak berminat untuk membeli suatu
produk sewaktu disurvai pada waktu tertentu. Namun, pembelian berikutnya mungkin
terjadi karena semacam kejadian yang tidak diantisipasikan (misalnya, orang
yang bukan peminum kopi membeli kopi untuk orangtuanya yang suka minum kopi).
Dari prespektif pemasaran, pokok penting di sini
secara sederhana adalah bahwa orang harus mengenali potensi pengaruh situasi
yang tak terduga dapat merusak keakuratan ramalan yang didasarkan pada maksud
pembelian. Walaupun lerap diharapkan bahwa efek seperti ini akan cenderung
diseimbangkan (yaitu, jumlah pelanggan yang hilang karena pengaruh situasi yang
tak terduga akan diimbangi oleh jumlah yang didapat karena alasan yang sama),
kenyataannya mungkin tidak demikian.
SUMBER :
http://hernandabp.blogspot.com/2014/01/pengaruh-situasi-terhadap-perilaku.html
http://spidolbekas.wordpress.com/2014/01/18/pengaruh-situasi-pada-perilaku-konsumen/